Park Jiae (박지애)

PhotoGrid_1489245562421

(Visualization: pjackie)

::::

Park Jiae. 1999. Third year senior high school student

.

 

Akan sangat sulit untuk menemui gadis yang lahir di New York, Amerika Serikat ini dalam keadaan sedih. Baginya, hidup itu hanya sekali, dan harus selalu dibawa gembira. Kesehariannya selalu riang, tawa canda tak pernah lepas dari bibirnya. Sanguin-ekstrovert, santai, dan senang tertawa. Lebih lanjut lagi, Jiae adalah gadis yang super jail. Tak pernah ada hari di mana ia absen mengisengi orang lain. Ada saja idenya untuk iseng, dan itu sudah menjadi penghiburan tersendiri baginya.

Mungkin ia terlihat sangat menikmati hidup, tidak peduli tanggung jawab, live freely. Namun, siap ayang sangka, ternyata ia pintar dalam pelajaran hitung-menghitung, seperti matematika dan fisika? Menurutnya, dua pelajaran yang biasa paling dibenci itu justru menantang. Ia juga memiliki ketertarikan dalam mempelajari fotografi. Bila disuruh memilih, ia lebih senang menatap langit malam penuh bintang dibandingkan jalan-jalan ke mall. Ia juga menyukai musik klasik. Penggemar berat teddy bear, teh jasmin dan roti cokelat kacang.

***

Park Jisung: The destined victim

07278f67bc009a827f2b176eaf458166

Mungkin kalau bisa memilih, Jisung tak ingin lahir sebagai adik dari seorang Park Jiae. Well, dengan menjadi bungsu dari keluarga tersebut, membuat ia menjadi korban harian dari keisengan Jiae. Dari mulai keisengan kecil sampai yang membuat ia harus menanggung malu di depan gadis taksiran akibat ulah sang kakak, semuanya pernah ia alami. Dan lebih mengesalkannya lagi, ia tak bisa marah pada sang kakak. Maksudnya, ia bisa saja marah, namun itu hanya akan menghabiskan emosi karena ia tahu Jiae pasti akan melakukannya lagi.

***

Choi Yoojung, Choi Yewon (Arin), Kim Yewon (Yehana), Lim Dayoung: Unbiological sisters

Capture.JPG

Kalau Jisung adalah korban keisengan Jiae di rumah, maka 4 gadis ini adalah korbannya di sekolah. Mereka berlima selalu bersama sejak sekolah dasar, itulah yang menyebabkan 5 sahabat ini sangat dekat, dan sudah mengenal dalam satu sama lain; bagaikan saudara sendiri. Biasanya di sekolah, kegiatan mereka diisi dengan menggosip, terkadang belajar bersama, dan tentunya tak lupa dengan teriakan dan tawa akibat keiisengan Jiae.

***

Kim Haechan: Another source of happiness

fa1ec6ccccd6cd5178d386aa6b74d34f

Haechan adalah adik kelas Jiae. Pertemuan mereka berawal dari sebuah peristiwa kecil di ruang kesehatan sekolah. Itulah pertama mereka berkenalan. Pertemuan serta perkenalan tak sengaja itu rupanya berbuah menjadi suatu komunikasi yang rutin melalui media sosial, dan rupanya keduanya menaruh rasa satu sama lain. Jiae menyukai Haechan, Haechan pun menyukai Jiae. Haechan kerap datang ke kelas Jiae sambil membawa roti cokelat kacang kesukaannya, lalu berseru. “NOONA…!”
Meski saling suka sama suka, bukan berarti lelaki garis Kim ini lepas dari korban keisengan Jiae.

Advertisements