[Ficlet] The Invitation

invitation

THE INVITATION

.

Slice-of-life, Hurt-comfort || Ficlet || General

.

Starring
Seventeen’s Hoshi and a girl

.

“Dan juga terima kasih karena telah melepasku waktu itu.”

.

© 2017 by Gxchoxpie

.

I only own the plot

.

== HAPPY READING ==

.

.

.

Song Jae Hee memeriksa sejenak penampilannya melalui kaca spion mobil sebelum ia keluar. Diambilnya selembar tisu penyerap minyak wajah lalu ditekannya lembut pada bagian tulang hidungnya. Ia mengeluarkan sisir dan kembali merapikan rambut bawahnya–membuatnya sedikit bergelombang. Terakhir, dibubuhkanya sedikit gincu agar bibirnya terlihat lebih merona.

Merasa sempurna, Jae Hee pun turun dari mobilnya, kemudian melangkahkan kedua kaki jenjangnya memasuki sebuah café berlantai kayu yang didominasi warna kecoklatan. Aroma kopi serta merta merasuki indra penciumannya – aroma yang selalu ia suka.

Pandangan matanya menyapu seluruh isi café, memindai setiap insan yang hadir dalam rangka mencari sosok yang, mungkin, telah menunggunya sejak tadi. Sosok yang memintanya untuk bertemu, tidak peduli walau Jae Hee telah berkata bahwa ia sedang sibuk.

Begitu matanya menemukan sosok yang dicari, gadis itu tersenyum tipis. Lantas melangkah menghampiri meja yang ada di sudut café tersebut.

“Hai. Sudah lama menunggu?” sapa Jae Hee pada lelaki yang sedang menatap ke luar jendela itu. Lelaki itu bernama Kwon Soonyoung, mantan kekasihnya.

Soonyoung menyunggingkan sebuah senyum begitu mendengar suara Jae Hee. Senyum itu, senyum yang selalu Soonyoung berikan pada Jae Hee untuk dua setengah tahun hubungan mereka, sebelum gadis itu memutuskan untuk mengakhirinya tahun lalu.

Di café ini, tepat di mana Soonyoung duduk. Di mana kaca jendela di samping Soonyoung menjadi saksi atas berakhirnya hubungan mereka.

“Duduklah,” sahut Soonyoung sambil menunjuk kursi di hadapannya dengan dagu. “Kau mau pesan apa? Aku sudah pesan peach squash.”

Peach squash. Jae Hee tercenung. Minuman itu adalah favoritnya Soonyoung, selalu hadir menemani kencan mereka. Dulu.

Gadis itu mengangkat tangannya, memanggil pelayan. “Cappuccino float,” ujarnya saat sang pelayan menanyakan pesanannya.

“Lama tak jumpa.” Soonyoung membuka percakapan. “Bagaimana kabarmu?”

“Ya … begitulah ….” Jae Hee mengangguk-anggukkan kepalanya perlahan. “Baik-baik saja. Kau sendiri?”

“Seperti yang kau bisa lihat,” jawab Soonyoung dengan senyum. “Kau masih bekerja sebagai jurnalis di stasiun televisi itu?”

Jae Hee tak langsung menjawab pertanyaan itu karena seorang pelayan datang mengantarkan cappuccino pesanannya. Gadis itu mengaduk minumannya sebelum menjawab. “Hmm. Dan perlu kau tahu, aku sedang sibuk sekarang, jadi mungkin aku tidak bisa berlama-lama.”

Soonyoung menyunggingkan sebuah senyum. Senyum merasa bersalah. “Ah … maafkan aku karena mendadak memintamu kemari, tapi aku janji aku tak akan berlama-lama. Aku hanya mau memberimu ini.” Lelaki itu merogoh tas kerjanya, lalu menyerahkan sebuah flip card pada Jae Hee.

Jae Hee menyeruput cappuccino float-nya sejenak sambil membolak-balik flip card tersebut. “Apa ini?” gumamnya, sebelum matanya menangkap tulisan yang tertera.

.

INVITATION
“Kwon Soonyoung & Jeon Hyemi”

.

“Kau … ” Jae Hee menelan ludah, “akan menikah?”

Soonyoung mengangguk tegas, lengkap dengan bibirnya yang masih tersenyum manis. “Hmm. Kuharap kau bisa datang, Song Jae Hee.”

Huh? Oh, ya. Aku pasti datang.” Jae Hee membuka undangan tersebut. “Kapan resepsinya? Ah, akhir pekan ini? Tentu, aku akan datang.”

“Terima kasih,” sahut Soonyoung. “Dan juga terima kasih karena telah melepasku waktu itu. Aku pergi dulu. Terima kasih untuk waktumu.”

Baru saja Soonyoung hendak bangkit berdiri, namun panggilan Jae Hee menghentikannya sejenak.

“Kwon Soonyoung.”

Lelaki itu menoleh. “Hmm?”

“Ehm … tidak ….” Jae Hee berusaha untuk tersenyum. “Kuharap kau bahagia.”

“Hmm. Dirimu juga.” Soonyoung mengangguk, lalu bangkit berdiri dan berjalan keluar cafe, meninggalkan Jae Hee yang hanya bisa duduk terpaku.

Jae Hee tidak bisa mendeskripsikan perasaannya secara jelas sekarang. Tapi yang pasti, rasanya aneh. Kehilangan, hampa, segala sesuatu yang kini hanya bisa membuatnya menatap ke luar café dengan tatapan kosong.

Untuk pertama kalinya, Jae Hee merasa menyesal telah melepas Soonyoung.

-fin-

Advertisements

4 thoughts on “[Ficlet] The Invitation

  1. Kak………..jelasin kenapa ini nyesek banget, bayangin berada di posisi jae hee pasti gimana banget… /apasihdon/
    Ibaratkan Hwayoung udah ga di B24 lagi kak, taunya ada notif kalo dia masuk NCT. Kan antara konyol sama menyakitkan gitu kan ya…. Terus kenapa donna ngomong gini? Tolong hentikan aku kakcee :’)

    Nice fic! Aku kok berimajinasi kalo si jae hee ini ahjumma ya? /PULANGDON/

    Like

    • wakakaa.. kaget terus agak nyesel pasti ya mutusin hoshey sama ada nyesek2 gtu hahahaha..
      TERUS KENAPA KAMU KUDU ILUSTRASINYA HWAYOUNG MASUK ENSSITI YAWALAH XD XD
      ahjumma katamu bhaakks XD hoshey demennya ahjumma ya pfft
      makasih loh udah mampir

      Like

  2. PENYESALAN SELALU BERADA DI AKHIR. TITIK. GITU TUH EMANG KALAU CEWEK YANG MUTUSIN PASTI UJUNG-UJUNGNYA NYESEL (KEBANYAKAN). MAKANYA AKU GK PERNAH MINTA PUTUS DULUAN, TAKUT NYESEL NANTINYA (ini ngomong apa yawlah -_-) KAKCE, PERASAAN FF-MU YANG SEBONG INI SEDIH-SEDIH YA… ATAU CUMA AKU AJA YG KEBETULAN BACA YANG SEDIH-SEDIH?

    Lagian ngapan juga cowok kayak Hoshey tuh diputusin??? Kenapa Jaehee kenapa???? Dia itu udah kocak, aktif, receh, sipit, imut, kadang lola… duh apalah-apalah deh xD Tapi ini beneran nyesek loh, kalau pas ketemu cuma dikabari bahwa Hoshi punya pacar baru sih gk masalah, tapi ini dia ngasih tau akhir pekan kalau dia mau NIKAH. Kalau aku jadi Jaehee mungkin udah nangis kejer di kafe. Mana Hoshi sekarang tambah ganteng aduh xD

    Nice fic kakce ❤ ❤ Maafkan ke-alay-an Ji ini yg so receh so absurd wkwkwkwk

    Oh ya, selama eid mubarrak ya. Mohon maaf lahir batin. Mau gk mau, Ji kudu dimaafin. Kalau gk, Ji gk mau ketemu kakce lagi /lalu dibunuh/

    Liked by 1 person

    • eh iya kah? eh iya ya aku nulisin anak sebong sad mulu ya? bener jg… gegara kamu bilang gini aku jd mikir dan iya bener jg banyakan ff sebongku tidak manis2 endingnya hihihi ^^
      mungkin mbak jaehee lelah jalan bareng mas hoshey cuma ya entahlah kalo aku jd dia si aku jg ga akan lepasin dia bhaks kalo sekarang menyesal….

      hehehehehe minal aidin wal faidzin juga sayy /telat
      aku pun minta maaf ya karena telah mencintai joshua hong sepenuh hatiku… /dibalang

      thanks udh mampir cintaa ❤

      Like

How does it taste?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s