[Ficlet] Her Monthly Cycle

picsart_10-01-03-48-55

HER MONTHLY CYCLE

.

Slice-of-life,  Friendship || Ficlet || Teen

.

Starring
NCT’s Jaemin, BaekMinJi93’s OC Iona Young

.

Ada yang aneh dengan Iona akhir-akhir ini.

.

© 2017 by Gxchoxpie

.

I only own the plot

.

== HAPPY READING ==

.

.

.

Ada yang aneh dengan Iona akhir-akhir ini.

Yah, Jaemin memang paham benar kalau sahabatnya itu gadis yang tukang ngambek. Sudah merupakan rahasia umum. Tetapi untuk seminggu ini rasanya frekuensi ngambek gadis itu sudah di atas rata-rata.

Nggak tau ah! Kamu tuh rese!” demikian ucap sang dara Young pada Jaemin, lalu pergi meninggalkannya dengan kaki menghentak, mengabaikan Jaemin yang kebingungan dibuatnya. Heol! Apa salahnya? Padahal satu-satunya hal yang Jaemin lakukan adalah mengingatkan gadis itu tentang proyek sosiologi mereka yang sudah mendekati deadline, tetapi yang ada ia malah kena sembur. Plus, ranum merah mungil yang mengerucut.

***

Keanehan kedua: Frekuensi tidur di kelas yang meningkat.

Iona bukan tipe gadis yang gemar menonton drama Korea yang mengharuskannya mengorbankan waktu tidur demi melihat episode selanjutnya dan selanjutnya dari sebuah serial. Jaemin tahu itu. Dan lagi, setahu Jaemin, Iona adalah gadis yang mempunyai jam tidur cukup cepat. Jadi, terasa aneh kan kalau sampai sahabatnya itu tertidur di kelas berkali-kali?

Oii … “ Jaemin menepuk teman sebangkunya pelan, mencoba membangunkannya dari alam mimpi. Tidak berhasil.

“Iona … bangun …. Park seonsaengnim sudah – “

Kata-kata Jaemin terpotong begitu sang gadis tiba-tiba mengangkat kepalanya. Baru hendak bersyukur karena akhirnya Iona bangun, tahu-tahu Iona melempar tatapan tajam padanya.

“Sudah kubilang jangan bangunkan aku kalau sedang tidur!” semprot Iona. Berbisik memang, tetapi terselip nada kesal.

Gantian Jaemin yang bingung. Mana tega ia membiarkan Iona menjadi sasaran amarah sang guru killer?

Belum beres kebingungannya, sebuah tendangan melayang, menjadikan tulang keringnya sebagai sasaran.

DUK!

Dan Jaemin harus berusaha keras untuk tidak meringis atau mengaduh agar tak mengundang perhatian teman-teman sekelas.

***

Keanehan ketiga: Iona yang amat labil.

Serius. Jaemin tidak mengerti jalan pikiran serta perasaan gadis Young itu akhir-akhir ini. Sekarang mungkin Iona sedang dipenuhi kegembiraan yang amat sangat, hingga membuat gadis itu bahkan berjalan dengan melompat-lompat riang, tetapi sekon berikutnya ia bisa saja awan kelabu datang menyelimuti, dan mendadak Iona Young berubah menjadi gadis membahayakan.

Seperti sekarang ini, ketika sedang pulang bersama dari sekolah. Iona melompat-lompat senang sepanjang perjalanan dan bibir mungilnya itu tak berhenti berceloteh tentang ulangan fisikanya yang akhirnya mendapat nilai delapan puluh. Jaemin hanya menanggapi dengan senyum.

“Jaemin-ah ….“

“Hmm?”

“Kau punya janji padaku. Ingat?”

“Janji? Janji a–“

Oh ya! Jaemin baru ingat. Ia berjanji akan membelikan gadis itu cokelat bila nilai ulangan fisikanya di atas 75. Sial! Sekarang Jaemin sedang tidak membawa dompet sama sekali. Aduh, bagaimana ini?

Eng … Yon?”

“Ya?”

“Nanti saja ya beli cokelatnya? Pasti nanti kubelikan, kok. Hanya tidak sekarang. Tidak apa-apa, ya? Sekarang aku sedang tidak – “

“JAEMIN JAHAT! JAEMIN NGGAK MAU MENEPATI JANJI, YA KAN?!”

Demi ponytail Iona yang berpita biru, bahkan Jaemin pun tak diberi kesempatan untuk melanjutkan kata-katanya. Gadis itu kembali pergi dengan ngambek sambil menghentakkan kakinya. Jaemin hanya bisa geleng-geleng kepala.

***

Bel istirahat sudah sejak 15 menit yang lalu berbunyi. Waktu istirahat yang tersisa tinggal sepuluh menit lagi. Kalau tak segera beranjak menuju kantin, maka tak ada lagi jatah nasi ayam katsu yang terkenal enak nan murah itu yang tersisa. Jaemin tahu itu adalah panganan favorit Iona. Tetapi sang gadis masih tertidur dengan pulas di sebelahnya, menindih buku biologi. Merasa kasihan, Jaemin pun dengan hati-hati membangunkan Iona.

“Yon, bangun …. Kamu nggak makan?”

Sebelah kelopak mata Iona terbuka, diikuti pasangannya. Sempat mengedarkan wajah kebingungan sejenak ke seluruh penjuru kelas. Untung hanya tinggal mereka berdua, jadi yang melihat wajah jelek Iona hanya Jaemin, dan ia tak dapat menahan senyum geli.

Uh … aku tertidur berapa lama, Jaem?”

“Kurang lebih dua puluh menit, sejak akhir-akhir pelajaran biologi tadi sampai sekarang. Santai saja, tak ada materi yang penting, kok. Kalau kamu mau mencatat, salin saja buku catatanku.”

“Nanti saja. Aku lapar. Masih ada waktu istirahat, kan? Aku mau ke kantin dulu.”

Jaemin mengangguk. “Baiklah. Aku di kelas saja, ya. Aku belum selesai mencatat materi.”

“Kamu mau menitip sesuatu?”

Pertanyaan itu hanya direspon Jaemin dengan gelengan. Detik kemudian, Iona pun melangkah menuju pintu kelas. Jaemin menatap punggung Iona yang kian menjauh … sebelum akhirnya teralih kepada noda merah yang ada di bagian belakang rok gadis itu.

“Iona!”

Langkah sang gadis terhenti. “Huh?”

Tanpa banyak bicara Jaemin menyampirkan jaket birunya pada pinggang Iona. Menutupi bagian belakang rok gadis itu, lalu mengikatkan bagian lengannya di sebelah depan. Melihatnya, Iona bagai tersadar akan sesuatu, seraya manik gadis itu membulat.

“Aku ….“ Ia agak ragu mengatakannya. “Bocor?

Jaemin mengangguk kecil. “Belum banyak, kok. Kamu pakai saja jaketku dulu, lalu cepat-cepat ke ruang kesehatan, oke?”

Iona melemparkan tatapan terima kasih pada Jaemin. Efek terlalu berterima kasih atau apa, ia bahkan melingkarkan lengan di sekelilng leher Jaemin erat-erat. “Thanks Jaem! Kau penyelamatku!”

Eng … okay …. Sudah, sana cepat pergi! Nanti keburu bel masuk berbunyi!”

Tergesa-gesa, Iona berlari keluar kelas, meninggalkan Jaemin. Jaemin menatap kepergian Iona dengan sebuah senyum geli yang terukir.

Ah … sekarang Jaemin tahu kenapa minggu lalu Iona bersikap bagaikan monster yang setiap saat bisa menerkam. Sesuai apa yang tadi Jaemin pelajari saat jam biologi, ternyata gadis itu sedang memasuki siklus bulanannya, toh ….

-fin-

Advertisements

2 thoughts on “[Ficlet] Her Monthly Cycle

  1. Jaemiiiinnnnn jaemin aaaaaaaaaaa kamu dimana jaemin aku merindukanmuuu :’) lucu banget sii, bayangin tiba2 dengan santainya Jaemin ngelingkarin jaket di pinggang Iona :’) kok saya yang baper…………….yah……kangen jaemin…..yah…yah……

    Like

How does it taste?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s