[JAN’s OST] #2nd Week (A) – Fake Toilet

fb12c1173711615be821bb6cc502ce20

FAKE TOILET

.

Childhood, Slice-of-life, Comedy || Ficlet || General

.

Starring
NCT’s Renjun

.

Based on #2nd Week (A) OST
“If this is a dream, please let me wake up.”
–Stay with Me (Chanyeol & Punch – Goblin OST)

.

© 2017 by Gxchoxpie

.

I own the plot

.

(thehunlulu’s) || (ninegust’s)

1st Week (A) | 1st Week (B)

.

== HAPPY READING ==

.

.

.

Ada sesuatu aneh yang Renjun rasakan pada bagian bawah tubuhnya, yang membuatnya tak dapat berlari serta menendang bola dengan benar, yang membuat konsentrasinya dalam menggiring bola sepak terganggu. Sesuatu yang mendesak pada kantung kemihnya, seolah minta dikeluarkan saat itu juga. Tetapi tidak bisa. Pertandingan ini jauh lebih penting dibandingkan hasratnya untuk buang air kecil.

Renjun melirik gawang dengan ekor mata untuk sekilas, memperkirakan berapa jauh jaraknya dari posisi ia sekarang. Ketika ia merasa distansi antara gawang dengan titik pijakannya sudah pas, Renjun menendang bola sekuat tenaga.

TAK!

Sayangnya, bola tersebut hanya membentur tiang gawang, lalu memantul dan terlempar cukup jauh. Renjun memegangi kepala, dengan mulut yang meringis, menyesali kejadian tersebut.

“Break dulu, dong!” serunya kepada Chenle yang didapuk menjadi wasit. “Aku mau ke toilet!”

Mematuhi perkataan Renjun, Chenle pun meniup peluit merah plastik yang sejak tadi tergantung di lehernya.

PRIIIITT!!!

“Permainan kita pause dulu, karena satu peserta ingin melakukan ‘bisnis’!”

Renjun menghampiri Mark, orang terdekat dari posisinya, yang sedang mengusap peluh dengan punggung tangan.

“Hyung, toilet ada di mana?”

Mark menunjuk arah jam empat dari posisi Renjun dengan telunjuknya. “Kau lihat ruangan kecil itu? Nah, itu adalah toiletnya. Kecil, memang, tetapi bersih, kok! Aku berani jamin!”

Renjun mengacungkan jempol sebagai ucapan terima kasih, lantas segera berlari menuju ruangan yang dimaksud Mark.

Benar, toilet itu memang tak besar, tetapi bersih. Airnya pun jernih. Renjun dapat membuang air seni yang sejak tadi ia tahan tanpa gangguan.

Aaah ….

Tanpa sadar pria kecil itu mendesah ketika air seni berhasil dikeluarkan dari tubuhnya.

Setelah menyiram kloset dan mengancing kembali celananya, Renjun keluar. Dengan berlari ia menghampiri sahabat-sahabatnya yang sedang beristirahat di lapangan bola.

“Ayo, teman-teman, kita lanjutkan kembali pertandingan kita!”

***

“HUANG RENJUN! KAU MAU BANGUN JAM BERAPA?!”

Teriakan sang ibu yang begitu melengking memaksa Renjun untuk keluar dari alam mimpi. Lelaki kecil itu menguap. Sebelah kelopak matanya terbuka, mencoba menyesuaikan dengan cahaya mentari yang entah sejak kapan masuk melalui sela-sela tirai jendelanya, seraya mengumpulkan sisa-sisa nyawa yang masih melayang.

Direntangkannya tangan ke atas, menarik-narik otot yang terasa kaku. Setelah itu Renjun mengucek kedua mata, lalu menggaruk leher, seraya kembali menguap.

Saat itulah Renjun sadar ada sesuatu yang salah.

Telapak tangannya meraba-raba seprai yang persis ia duduki. Keterkejutan muncul ketika mendapati bahwa seprai itu basah. Kantuknya seketika hilang dan maniknya langsung membola. Rasa takut mulai melandanya.

Bagaimana mungkin? Bukankah, bukankah ia sudah pipis di tempat yang benar, kemarin?

“Huang Renjun!”

Entah kapan sang ibu masuk, tahu-tahu beliau sudah berada di sebelah tempat tidur Renjun. Berkacak pinggang.

“Kamu mengompol lagi?” Nada sang Ibu terdengar kesal. “Kan sudah ibu bilang, kalau kau mau pipis, pipislah di toilet!”

Renjun menggaruk tengkuk, tak mengerti bagaimana hal ini bisa terjadi. Ia ingat jelas kemarin air seninya mengucur tepat ke lubang pembuangan kloset. Lantas, bagaimana bisa tempat tidurnya basah?

Kemudian Renjun teringat.

Toilet tempatnya pipis hanyalah toilet dalam alam mimpi.

Kenyataan yang sebenarnya adalah ia sama sekali tak bergerak ke mana-mana. Ia hanya terbaring di tempat tidurnya, dan mengompol.

Renjun meringis. Baiklah, sepertinya pagi ini ia memang harus siap menghadapi omelan ibunya.

 

-fin-

Advertisements

14 thoughts on “[JAN’s OST] #2nd Week (A) – Fake Toilet

  1. Poor renjun😂😂 demi apa ya yg beginian emang bener banget waks
    Btw kak, cerita yg diawal itu ga di italic malah lebih bagus kayanya, jadi ga ketebak kalo itu mimpi, ehe gitu aja sih, keep writing yaaassss!❤️

    Like

  2. MOM AKU MAU PAKE LIRIK ITU JUGA LHOOO HIHIHIHI TAPIII BEDA GENRE~~~~ /lalu digebuk/ boleh kan mom? /kedip kedip/

    aku ngakak gegulingan, renjun si pemuda berusia 16 tahun masih ngompol di atas kasur XD tolong kondisikan ke-innocent-an mukanya pas sadar dia ngompol… AAAAH MENGGEMASKAN XD

    NICE FIC MOOOMMM!!!! ❤

    Like

  3. Pingback: [JAN’s OST] #2nd Week (B) – Why Do You Call? | Chocolate Land

  4. Pingback: [JAN’s OST] #2nd Week (A) – Tentang Waktu – Kósmo Fantasías

  5. Pingback: [JAN’s OST] #2nd Week (A) – Let Me Wake Up – Marshmallow Land

  6. Pingback: [JAN’s OST] #3rd Week (A) – Because I Love You | Chocolate Land

  7. Pingback: [JAN’s OST] #3rd Week (B) – Test Result | Chocolate Land

  8. Pingback: [JAN’s OST] #4th Week (A) – Bahagia Itu Sederhana | Chocolate Land

  9. Pingback: [JAN’s OST] #4th Week (B) – Discussion Partner | Chocolate Land

  10. Ih Renjun ternyata masih suka ngompol ih, wkwkwkwkwk
    ini relate banget kak sama kehidupan nyata, asli deh mel juga pernah ngompol terus dalam mimpi mel tuh lagi pipis di wc///plisss ini malah buka aib sendiri//

    Liked by 1 person

How does it taste?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s